Mudik

Price Lock Itu Mudahkan Orang Punya Properti. Tak Percaya? Ini Buktinya!

TRIBUNNEWS.COM – ‘Properti lekat dengan politik’, itulah yang disampaikan Ishak Chandra, CEO Strategic and Development Services Sinar Mas Land terkait kondisi properti Indonesia akhir-akhir ini.

Menurutnya, ini jugalah yang menjadi salah satu alasan Sinar Mas Land menyelenggarakan konsep program  ‘Price Lock’.

“Tahun 2016, orang masih berharap tahun 2017 prospek properti akan naik, tapi nyatanya terjadi gonjang-ganjing dalam dunia politik pada awal tahun 2017. Nah ini membuat konsumen punya ekspetasi untuk wait and see dulu,” ujar Ishak Chandra saat ditemui Tribunnews.com, di ICE BSD City, Senin (23/10/2017).

“Karena nanti 2019 akan ada pemilihan, jadi saya memprediksikan properti akan naik tahun 2020,” ungkap Ishak Chandra.

Oleh sebab itulah, bagi mereka yang masih wait and see dulu, program ‘Price Lock’ itu bila dibandingkan program ‘Price Amnesty’ jauh lebih cocok.

“Tahun lalu, dengan Price Amnesty, pembeli langsung dapat diskon 20 persen tapi mereka harus mengeluarkan uang sebesar 80 persen. Berarti risiko yang ditanggung sebesar 80 persen,” ungkap Ishak Chandra.

Sedangkan ‘Price Lock’, tambah Ishak Chandra, bedanya hanya memiliki risiko 15 persen.

“Program Price Lock ini pembeli hanya perlu membayar DP 15 dari Oktober sampai Desember. Jadi risiko cuma 15 persen. Terus sisanya bagaimana? Nanti bisa bayar saat tahun 2020,” ujar Ishak Chandra.

Ishak Chandra juga mengungkapkan yang lebih indahnya lagi DP 15 persen ini bisa dicicil selama 24 kali di bulan Oktober.

“Kalau di bulan November 12 kali, kalau di bulan Desember 6 kali. Dan sisanya 85 persen nanti bisa dibayar 2020 tahun nanti,” ungkap Ishak Chandra.

Alasan lain, kenapa Sinar Mas Land menciptakan konsep ‘Price Lock’ ini sebab banyak orang yang mempunyai aset tapi tidak dalam berbentuk cash melainkan aset, salah satunya properti.

“Kalo mereka jual dulu baru beli properti, mereka rugi, tapi dengan program Price Lock ini mereka bisa beli. Kemudian tahun 2020 nanti baru mereka jual dengan harga mahal setelah itu membayar properti yang baru. Jadi bisa dibilang untung dua kali,” terang Ishak Chandra.

Jika setelah dua tahun nanti Bank menolak, tenang saja, Ishak Chandra menjamin ada sepuluh Bank yang menjamin instant approval kepada konsumen.

“Proses ini cuma memakan waktu dua hari. Dan jikapun ditolak, pembeli akan diberitahu saat itu juga. Saat pengajuan pun pembeli hanya perlu memberitahu income­-nya dan lolos BI check, ini berlaku sampai 12 bulan,” ujar Ishak Chandra.

Jika pembeli ingin melunasi pada tahun 2019, Ishak Chandra menjamin bahwa pembeli tak akan rugi sebab bisa mendapat potongan sebesar 5 persen. Sedangkan untuk barang ready stock, apabila memilih cara pembayaran secara hard cash atau KPR Ekspres, pembeli akan mendapatkan diskon sebesar 10 persen.

Singkat kata, Price Amesty memudahkan dalam segi potongan harga, sehingga bagi mereka yang mempunyai uang bisa mendapatkan keuntungan lebih. Sedangkan Price Lock mempermudah dalam cara pembayaran sehingga memudahkan orang-orang untuk mempunyai properti.

Agar lebih jelas, Ishak Chandra pun menjelaskan seperti apa cara pembayaran program Price Lock ini.

“Gini paling gampang, properti 1 M kalau cicilan 15 persen cuma 150 juta, dibagi 24 jadi cicilan hanya 6,2 juta, properti 500 juta cicilannya 3,1 juta, dan 400 juta cuma 2,5 juta,” terang Ishak Chandra.

Hadir di Pekan Raya Indonesia

news image

Berlangsung dari 21 Oktober hingga 5 November 2017, demi memudahkan masyarakat, Price Lock akan hadir di Pekan Raya Indonesia. Selama program Sinar Mas Land Price Lock berlangsung, pembeli berkesempatan membawa pulang voucher belanja dengan total ratusan juta rupiah. Sinar Mas Land juga menyediakan grand prize yang tidak kalah menarik. Setiap pembelian yang terjadi di pameran, konsumen akan mendapatkan kupon 2x kelipatan. Kupon tersebut nantinya akan diundi untuk mendapatkan grand prize berupa 1 unit Mobil BMW Seri 5, 1 unit Mobil New Honda CRV, 1 unit Mitsubishi Xpander.

Source : http://www.tribunnews.com/bisnis/2017/10/24/price-lock-itu-mudahkan-orang-punya-properti-tak-percaya-ini-buktinya

Mudik

Discover more articles like this