Mudik

[Press Release] Tahun 2015, Pendapatan BSDE Naik 11% Menjadi Rp6,21 Triliun

Tahun 2015, Pendapatan BSDE Naik 11% Menjadi Rp6,21 Triliun

TANGERANG, 17 Maret 2016 –  Pengembang properti terkemuka di Indonesia PT Bumi Serpong Dama Tbk. (Kode emiten BEI: BSDE) sukses menorehkan kinerja positif pada tahun 2015 dengan pencapaian Pendapatan melampaui Rp6 ,21 triliun serta kondisi kas yang kuat.

Pendapatan BSDE meningkat 11% menjadi Rp6,21 triliun dibandingkan dengan capaian pada tahun 2014 sebesar Rp5,61 triliun. Kenaikan Pendapatan Perusahaan didorong oleh maraknya penjualan di berbagai klaster perumahan, terutama di BSD City.

Selain itu, di beberapa proyek lainnya yaitu Grand Wisata Bekasi, Kota Wisata Cibubur, Taman Banjar Wijaya Tangerang, dan Grand City Balikpapan, permintaan sepanjang tahun lalu juga tercatat tinggi.

 Sementara itu, sepanjang tahun 2015, BSDE berhasil meraih pendapatan pra-penjualan (marketing sales) mencapai Rp6,8 triliun. Perusahaan menargetkan marketing sales sebesar Rp6,86 triliun pada tahun ini.

 “Pada tahun 2015, kami sukses mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan Pendapatan, walaupun terjadi perlambatan ekonomi nasional. Hal ini mengindikasikan konsumen masih menaruh kepercayaan tinggi terhadap produk-produk yang kami tawarkan selama ini,” kata Hermawan Wijaya, Direktur BSDE.

Di sisi lain, Laba Bersih BSDE tercatat Rp2,13 triliun  atau lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada tahun 2014. Koreksi laba ini disebabkan pada tahun 2014 terdapat laba dari akuisisi saham Entitas Anak yaitu saham PT Plaza Indonesia Tbk. (PLIN) sebesar Rp1,5 triliun.  Adapun, raihan laba tersebut mencerminkan return on equity (ROE) sebesar 10,7%.

Dari sisi proyek-proyek fundamental, neraca BSDE terbilang solid dengan peningkatan kas yang kuat menjadi Rp6,1 triliun pada tahun lalu, seiring penerbitan obligasi sebesar Rp2,87 triliun. Selain itu, kenaikan kas juga didorong penerimaan kas dari pelanggan yang naik menjadi Rp7 triliun dibandingkan tahun 2014 sebesar Rp5,9 triliun.

Tingginya kas yang dimiliki BSDE memberikan ruang untuk menambah cadangan lahan. Selama tahun 2015, Perusahaan telah menggunakan dananya untuk akuisisi landbank sebesar Rp2,2 triliun untuk memperkuat kapasitas dan kepemimpinan pasarnya.

Hal ini juga memberikan pengaruh terhadap Aset Perusahaan. Hingga akhir tahun lalu, Aset BSDE melonjak 27,7% menjadi Rp36 triliun dengan nilai buku Ekuitas tercatat mencapai Rp22,1 triliun. Nilai buku Ekuitas ini naik 19,8% dari tahun sebelumnya Rp18,4 triliun.

BSDE juga memiliki keleluasaan untuk mencari pendanaan karena rasio utang terhadap aset hingga akhir tahun lalu masih rendah yaitu sebesar 0,39 kali.

 “Kami akan tetap mempertahankan struktur modal yang kuat dan optimal bagi para pemangku kepentingan untuk melanjutkan hasil positif ini di tahun-tahun mendatang. Kami yakin dengan indikator perbaikan ekonomi yang mulai terlihat, pasar properti akan kembali bergairah,” tutur Hermawan.

-end-

Sekilas mengenai PT Bumi Serpong Damai Tbk

PT Bumi Serpong Damai Tbk merupakan pengembang BSD City, kota mandiri terbesar di Indonesia dan flagship project Sinar Mas Land seluas 5.950ha yang terdiri atas kawasan perumahan dan kawasan niaga terpadu. Pada awal tahun 2011, BSDE telah merampungkan  proses  akuisisi  perusahaan terafiliasi yakni PT Duta Pertiwi Tbk., PT Sinar Mas Teladan dan PT Sinar Mas Wisesa. Akuisisi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja BSDE terutama portofolio pendapatan dan diversifikasi usaha BSDE.

Perkuatan portofolio Pendapatan kembali dilakukan pada tahun 2013 melalui aksi korporasi berupa pembentukan tiga entitas anak hasil joint venture dengan beberapa mitra strategis baik itu internasional maupun nasional. Ketiga entitas anak tersebut antara lain; 1) PT Bumi Parama Wisesa (BSDE & Hongkong Land),               2) PT Praba Selaras Pratama (BSDE & AEON Mall Japan), 3) PT Indonesia International Expo (BSDE & Dyandra).

Aksi korporasi terakhir dilakukan pada kuartal pertama 2015 dengan melakukan private placement senilai Rp1,65 triliun dan menerbitkan obligasi berdenominasi dollar AS senilai US$225 juta melalui Entitas Anak. Dana segar yang diperoleh akan memperkuat cadangan kas Perseroan untuk mengembangkan dan meraih peluang-peluang bisnis yang potensial guna menjamin pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang.

BSDE saat ini tercatat sebagai emiten properti terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp34 triliun pada tahun 2015.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi PT Bumi Serpong Damai Tbk.:

Hermawan Wijaya             

Direktur

Email: [email protected]

Mudik

Discover more articles like this