Mudik

[Press Release] Pendapatan Semester I-2015 PT Bumi Serpong Damai Tbk Tumbuh 38%

news image

Tangerang, 10 Agustus 2015 – PT Bumi Serpong Damai Tbk (kode emiten BEI: “BSDE”), pengembang kota mandiri terbesar di Indonesia,  membukukan pertumbuhan Pendapatan sebesar 38% menjadi Rp3,37 triliun dibandingkan Pendapatan periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp2,44 triliun.

Solidnya pertumbuhan Pendapatan terutama dikontribusikan oleh penjualan properti yang tumbuh sebesar 30% menjadi Rp2,83 triliun dan Pendapatan berulang yang tumbuh sebesar 27% menjadi Rp535 miliar dari total Pendapatan BSDE.

“Solidnya kinerja kami pada enam bulan pertama tidak lepas dari kuatnya penjualan proyek-proyek properti yang kami miliki yang tersebar di Jabodetabek, Surabaya dan Balikpapan” jelas Hermawan Wijaya Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk.

Per Juni 2015, total Aset BSDE tumbuh signifikan menjadi Rp34,61 triliun atau tumbuh sebesar 23% dibandingkan akhir tahun 2014 sebesar Rp28,21 triliun. Lonjakan tersebut dikontribusikan oleh lonjakan posisi Kas dan setara Kas.

Posisi Kas dan setara Kas pada enam bulan pertama 2015 melonjak 144% menjadi Rp6,89 triliun dari Rp2,82 triliun di akhir tahun 2014, paska mendapat tambahan dana segar melalui  peningkatan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu dan penerbitan obligasi berdenominasi dollar AS senilai US$225 juta oleh salah-satu Entitas Anak pada April 2015.

“Kuatnya cadangan kas membuka ruang yang optimal bagi kami untuk mengembangkan proyek-proyek properti yang telah dimiliki ataupun meraih peluang-peluang baru untuk peningkatan value creation di masa mendatang.” tambah Hermawan Wijaya.

Pertumbuhan Aset juga dikontribusikan oleh antara lain; pertumbuhan inventory sebesar 14% menjadi Rp5,71 triliun, properti investasi sebesar 6% menjadi Rp2,87 triliun, landbank sebesar 4% menjadi senilai Rp8,33 triliun dan investasi saham sebesar 1% menjadi Rp5,38 triliun.

Perolehan tersebut membuat Laba sebelum pajak menjadi Rp1,71 triliun dan Laba Bersih menjadi Rp1,41 triliun pada semester I-2015.

“Pada 2014, kami membukukan tambahan laba yang bersumber dari aksi korporasi yakni selisih laba pada pembelian saham PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN)  senilai Rp1,5 triliun sehingga laba sebelum pajak melonjak pada semester I-2014 lalu. Tahun ini kami tidak membukukan pendapatan an-organik sehingga pertumbuhan laba sebelum pajak dan laba bersih kembali normal.” papar Hermawan Wijaya.

-selesai-

Sekilas mengenai PT Bumi Serpong Damai Tbk

PT Bumi Serpong Damai Tbk merupakan pengembang BSD City, kota mandiri terbesar di Indonesia dan flagship project Sinar Mas Land seluas 5.950ha yang terdiri atas kawasan perumahan dan kawasan niaga terpadu. Pada awal tahun 2011, BSDE telah merampungkan proses akuisisi perusahaan terafiliasi yakni PT Duta Pertiwi Tbk, PT Sinar Mas Teladan dan PT Sinar Mas Wisesa. Akuisisi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja BSDE terutama portofolio pendapatan dan diversifikasi usaha BSDE.

Perkuatan portofolio pendapatan kembali dilakukan pada tahun 2013 melalui aksi korporasi berupa pembentukan tiga entitas anak hasil joint venture dengan beberapa mitra strategis baik itu internasional maupun nasional.

Ketiga entitas anak tersebut antara lain; 1) PT Bumi Parama Wisesa (BSDE & Hongkong Land) mengelola Nava Park, kawasan premium seluas 68ha yang ditata dengan konsep mixed used residensial bertemakan water resort, 2) PT Praba Selaras Pratama (BSDE & AEON Mall Japan) mengelola AEON Mall BSD City sebagai AEON Mall pertama di Indonesia yang menempati area lahan seluas 10ha, 3) PT Indonesia International Expo (BSDE & Dyandra) mengelola Indonesia Convention & Exibition (ICE) sebuah kawasan konvensi dan pameran terbesar di Indonesia yang menempati lahan seluas 22ha yang dikelola oleh Hannover Fairs International (anak perusahaan raksasa yang bergerak di bidang bisnis pameran dan konvensi Jerman Deutsche Messe AG) selaku operator gedung ICE.

Aksi korporasi terakhir dilakukan pada kuartal pertama 2015 dengan melakukan private placement senilai Rp1,65 triliun dan menerbitan obligasi berdenominasi dollar AS senilai US$225 juta melalui Entitas Anak. Dana segar yang diperoleh akan memperkuat cadangan kas Perseroan untuk mengembangkan dan meraih peluang-peluang bisnis yang potensial guna menjamin pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang.

Solidnya kinerja dan pertumbuhan BSDE dapat dilihat pada pertumbuhan laba bersih FY2014 (audited) sebesar 42% menjadi Rp3,82 triliun dibandingkan FY2013 yakni Rp2,69 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kuatnya penjualan unit-unit properti yang terbesar di Jabodetabek, Surabaya dan Balikpapan.   BSDE tercatat sebagai emiten properti terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp33 triliun pada tahun 2014.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi PT Bumi Serpong Damai Tbk.:

Hermawan Wijaya

Direktur

Email: [email protected]

Mudik

Discover more articles like this