Mudik

BSD Cetak Laba Rp 2,56 Triliun Selama Setengah Tahun

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan laba bersih Rp 2,56 triliun pada semester pertama 2014. Pencapaian tersebut setara dengan pertumbuhan sebesar  67,23 persen dibandingkan kinerja periode yang sama tahun 2013 yakni Rp 1,53 triliun.

“Pertumbuhan enam bulan pertama 2014 selain ditopang kuatnya penjualan properti, juga kegiatan investasi untuk meningkatkanrecurring income  perseroan. Salah satunya dengan akuisisi perusahaan-perusahaan termasuk PT Plaza Indonesia Realty, Tbk, (PLIN) dengan harga yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham BSDE,” jelas Hermawan Wijaya Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Bumi Serpong Damai Tbk, Kamis (24/7/2014).

Baca juga: BSD Catatkan Penjualan Rp 6,5 Triliun

Kontributor Pencetak Laba Bersih PT. Bumi Serpong Damai Tbk

Sementara pendapatan yang berhasil diraup selama setengah tahun ini senilai Rp 2,42 triliun. Pendapatan terbesar disumbangkan segmen penjualan  sebesar 82 persen atau setara Rp 1,97 triliun. Penjualan berasal dari sketor residensial sebanyak 38 persen, penjualan lahan, 13 persen dari penjualan segmen komersial termasuk apartemen dan ruko.

Kontributor terbesar kedua adalah segmen sewa, hotel dan pengelolahan lingkungan dengan kontribusi 18 persen atau setara Rp 452.44 miliar. Pendapatan berulang ini berasal dari sewa yang meningkat sebesar 27 persen ditopang penambahan beberapa investasi proeprti seperti DP Mall, Epicentrum Walk dan Breeze Mall di BSD City.

“Kontribusi terbesar pertumbuhan laba bersih kami bersumber dari  inerja ekuitas pada laba bersih dari investasi saham yang mencapai Rp 1,58 triliun. Hal ini berasal dari selisih harga pembelian saham PLIN dengan nilai wajar menurut appraisal independen sehingga mampu mendorong Laba Bersih BSDE lebih tinggi lagi," jelas Hermawan.

Tambahan tersebut membuat kinerja laba sebelum pajak tumbuh 50,71 persen menjadi Rp 2,80 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2013 yakni Rp 1,85 triliun. Sehingga setelah dikurangi beban pajak sebesar Rp 141,35 miliar menghasilkan laba komprehensif sejumlah  Rp 2,65 triliun, di mana laba bersih yang teratribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih) sebesar Rp 2,56 triliun.

Kinerja tersebut juga mendorong pertumbuhan kinerja laba per saham pada enam bulan pertama 2014 menjadi Rp141.80 per saham atau tumbuh 59 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni Rp 87,65 per saham.

Mudik

Discover more articles like this