HPN 2026, Membahas KEK ETKI Banten Sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru
Monday, February 9, 2026 4:50 PMBSD City, 7 Februari 2025 – Sinar Mas Land menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi nasional dengan menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diselenggarakan di BSD City melalui Seminar Nasional bertema ‘Menakar Daya Ungkit KEK ETKI Banten sebagai Kutub Pertumbuhan Ekonomi Baru’. Kegiatan yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Banten yang bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini, sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, insan pers, dan pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap KEK ETKI
Seminar ini dibuka oleh Andra Soni (Gubernur Banten) dan menghadirkan para pembicara yakni Edwin Manansang (Sekjen Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus), Asnawi Abdullah (Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kementerian Kesehatan), IwanHermawan (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten), Lindawaty Chandra (Kepala BUPP KEK ETKI Banten). Kegiatan ini juga dihadiri oleh MaesyalRasyid (Bupati Tangerang), BenyaminDavnie (Walikota Tangerang Selatan), MaryonoHasan (Wakil Walikota Tangerang) danBroto(Kepala Bidang Fasilitas Kapabeanan dan Cukai Banten).
Andra Soni, Gubernur Banten dalam sambutannya mengungkapkan, “KEK ETKI Banten sebagai Kawasan Ekonomi Khusus terbaru di Provinsi Banten menjadi KEK Pertama di Indonesia yang secara khusus mengintegrasikan sektor pendidikan, teknologi, dan kesehatan dalam satu kawasan terpadu di kawasan BSD City, Kabupaten Tangerang. KEK ETKI Banten memilikipotensibesaruntukmenjadipusatinovasi, pengembanganekonomi digital, teknologiterapan, pendidikaninternasional, layanankesehatan modern, sertaindustrikreatif, sekaligusmenjadipengungkitutamapertumbuhanekonomi regional dan nasional. Pemerintah Provinsi Banten berharap melalui seminar ini dihasilkan masukan-masukan dari seluruh stakeholders terkait dengan KEK ETKI Banten sebagai proyek strategis nasional yang akan memberikan dampak terhadap pembangunan ekonomi ke depan.”
Edwin Manansang, SekjenDewanNasionalKawasan Ekonomi Khusus menyatakan, “Momentum Hari Pers Nasional menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran pers dalam mengawal transformasi ekonomi nasional. KEK ETKI Banten dirancang sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi baru melalui hilirisasi, penguatan SDM unggul, dan integrasi ke rantai pasok global di bidang edukasi, teknologi, kesehatan dan industri kreatif. Hinggaawaltahun 2026, perkembangan KEK ETKI Banten menunjukkanprogres yang positif. Realisasiinvestasitelahmencapaisekitar Rp1,19 triliundenganpenyerapantenagakerjaawalsebanyak 836 orang, sertatargetinvestasijangkapanjanghingga Rp18,8 triliun. Dengan dukungan regulasi, infrastruktur, dan insentif yang kompetitif, Kawasan Ekonomi Khusus termasuk KEK ETKI Banten akan dapat menjadi instrumen strategis untuk menarik investasi berkualitas, menciptakan lapangan kerja, serta mempercepat transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.”
Baca Juga: Menteri Ekraf Dukung Industri Kreatif di KEK ETKI BSD City
Lindawaty Chandra, Kepala BUPP KEK ETKI Banten menambahkan, “Momentum Hari Pers Nasional menjadi refleksi penting bagi kami untuk terus mendorong transparansi informasi dan literasi publik terkait pembangunan KEK ETKI Banten sebagai kutub pertumbuhan ekonomi baru. Kami percaya peran pers sangat strategis dalam mengawal transformasi kawasan berbasis edukasi, teknologi, dan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan. Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, KEK ETKI Banten menawarkaninsentif fiskal termasuktax holiday/tax allowance, pembebasan PPN, beamasuk, dancukai; sertainsentif non-fiskal meliputiperizinandanbirokrasi yang lebihsederhana, kemudahanimigrasi, hinggakelancaranlalulintasbarangdantenagakerja. Kami berharap KEK ETKI Banten mampu menarik investasi strategis, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta memperkuat daya saing kawasan Jabodetabek sebagai pusat ekonomi masa depan.”
KEK ETKI Banten atau yang dikenal juga dengan D-HUB SEZ (Special Economic Zone) merupakan Kawasan Ekonomi Khusus seluas 59,68 hektare di BSD City yang fokus pada sektor usaha yakni edukasi, teknologi, kesehatan dan industri kreatif. KEK ETKI Banten dikembangkan sebagai model ekosistem yang terintegrasi di mana institusi pendidikan internasional dan akademi nasional berperan sebagai pemasok talenta (supply), sementara sektor digital, kesehatan, dan industri kreatif menjadi lapangan pekerjaan baru. Pola ini menciptakan aliran pengetahuan, inovasi berkesinambungan serta kolaborasi lintas sektor di masa depan.
Dukungan Infrastruktur dan Konektivitas BSD City
Berlokasi strategis di jantung BSD City, KEK ETKI Banten terhubung dengan pusat-pusat komersial modern seperti The Breeze, AEON Mall BSD City, QBig, ICE BSD, BSD CBD, Green Office Park, hingga Unilever Campus. Selain itu, kawasan ini juga dikelilingi fasilitas pendidikan internasional seperti Monash University, Binus University, Universitas Prasetiya Mulya, IPEKA BSD, Jakarta Nanyang School, dan Sinarmas World Academy, serta fasilitas kesehatan modern seperti Eka Hospital BSD, yang mendukung gaya hidup urban dan profesional.
KEK ETKI Banten juga terintegrasi dengan berbagai jaringan tol; Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A & 1B, Tol Jakarta-Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1, Tol JORR 2 (Bandara Soekarno Hatta - Kunciran - Serpong - Cinere - Cimanggis - Cibitung - Cilincing), Tol Japek dan Tol Jagorawi. Mobilitas dari/ke Powell Studio Loft juga didukung berbagai transportasi publik, mulai dari bus BSD Link, feeder bus BSD City, hingga KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di kawasan Intermoda BSD City dan Stasiun Jatake. Ke depannya, konektivitas akan semakin optimal dengan rencana studi pengembangan jalur MRT Lebak Bulus–Serpong.