Mudik

YMSML Wakafkan Ratusan Al-Quran ke Pesantren Riyadhul Huda Bogor

BSD City, 6 Juli 2022 – Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) konsisten menyelenggarakan program “Wakaf Al-Qur’an untuk Negeri” ke penjuru Nusantara. Kali ini, YMSML mewakafkan 200 mushaf Al-Qur’an kepada ratusan santri dan santriwati di Pondok Pesantren Riyadhul Huda. Penyerahan wakaf mushaf Al-Qur’an secara simbolis dilakukan oleh Muhammad Hendra Setiawan (Sekretaris Umum YMSML) kepada Ustaz Jalaludin Asra (Perwakilan Pondok Pesantren Riyadhul Huda) pada Sabtu (25/06) lalu di Gedung Pondok Pesantren Riyadhul Huda, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga : Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Jalani Uji Laik Fungsi Sebelum Operasional

Ketua YMSML, Bambang Setiawan mengatakan, “Kegiatan wakaf Al-Qur’an menjadi salah satu agenda tanggung jawab perusahaan di bidang keagamaan yang konsisten dilakukan melalui YMSML. Semoga kegiatan ini dapat menjembatani upaya para santri dalam mendalami, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Penyerahan wakaf mushaf Al-Qur’an ini merupakan bentuk realisasi visi YMSML yakni menjadi wadah bagi karyawan muslim Sinar Mas Land untuk berbagi kebaikan.

news image

Sejak awal tahun 2022, YMSML telah mewakafkan ribuan mushaf Al-Qur’an yang didistribusikan ke sejumlah wilayah di Indonesia. Program Wakaf Al-Qur’an untuk Negeri ini bekerja sama dengan sejumlah institusi, lembaga, hingga tokoh masyarakat. Sebanyak 1.000 mushaf Al-Qur’an disalurkan kepada Dharma Wanita Persatuan Kementerian PUPR, 200 mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan, 100 mushaf Al-Qur’an kepada Masjid Izzatul Islam di Grand Wisata Bekasi, 100 mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat di Nusa Tenggara Barat, 100 mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat di Lebak Banten, 100 mushaf Al-Qur’an kepada masjid Al-Hidayah, Al-Kubro dan A-Mukhlisin di Surabaya, 100 mushaf Al-Qur’an kepada GP Ansor Kota Depok serta 80 mushaf Al-Qur’an kepada puluhan anak yatim dan kaum dhuafa di Yayasan Beranda Yatim dan Dhuafa Indonesia Timur.

Mudik

Discover more articles like this