Mudik

Sinarmas Land Luncurkan Akasa Pure Living

Jakarta, GATRAnews - Pengembang properti Sinarmas Land kembali meluncurkan proyek terbarunya. Di pertengahan bulan Juni 2015 ini, Sinarmas Land meluncurkan proyek kawasan hunian vertikal terbaru bertajuk Akasa Pure Living yang berlokasi di BSD City, Tangerang Selatan.

Harga apartemen yang ditawarkan Sinarmas Land ini masih cukup masuk akal. "Harga unit hunian ini ditawarkan mulai dari Rp 267 juta (Excl PPN),” kata Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land, Ishak Chandra, dalam siaran pers, di Jakarta, Rabu (17/6).

Proyek apartemen Akasa Pure Living ini sendiri merupakan proyek apartemen yang terdiri dari enam menara apartemen yang akan dibangun di atas lahan seluas 2,8 hektar. Untuk saat ini, Sinarmas Land tengah memasarkan menara kedua bertajuk Kirana Tower yang terdiri dari 20 lantai dengan lima pilihan tipe unit, yaitu studio dengan luas semi gross 22.48 m², tipe studio corner dengan luas semi gross 27.65 m2, tipe 1 Bed Room dengan luas semi gross 29.96 m², tipe 1 Bed Room A dengan luas semi gross 30.24 m2, dan tipe 2 Bed Room dengan luas semi gross 50.22 m².

Ishak menambahkan, Kirana Tower dari Akasa Pure Living tersebut akan bisa menjadi pilihan investasi yang tepat karena juga lokasinya yang terintegrasi dengan kawasan BSD City yang memiliki beragam sarana dan prasarana lengkap, mulai rumah sakit, kawasan belanja, pendidikan, perkantoran, serta memiliki akses tol langsung.

Selain itu, Ishak menyebut proyek tersebut juga dirancang dengan konsep hijau. “Sesuai dengan komitmen Sinar Mas Land untuk membangun green building dan menerapkan green architecture dalam setiap produk propertinya. Maka kami juga fokus terhadap lingkungan hunian yang mendukung konsep green ini,” ujarnya.

Proses peletakan batu pertama proyek ini pun sudah dilakukan Sinarmas Land pada akhir pekan lalu. Dalam pembangunan proyek apartemen ini, Sinarmas Land menggandeng Dwijaya Karya melalui anak usahnya PT Bumi Megah Graha Asri.

Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

Mudik

Discover more articles like this