Mudik

Pameran Lego Pertama di Indonesia di Gedung Konvensi Terbesar di Asia

Indopos.co.id-Mainan bukan hanya identik dengan para anak-anak saja. Orang dewasa bahkan orang tua dari anak-anak yang gemar mainan juga turun langsung dan menyaksikan sebuah pameran yang besar di Indonesia.

Ya, ribuan pecinta lego tanah air dan komunitas Indonesian Lego User Group (Indolug), terlihat menghadiri pameran bertajuk 'Bricktopia' di Indonesia Convention Exhibiton (ICE), BSD City. Gedung konvensi terbesar di Asia itu menggelar pameran lego pertama di Indonesia yang mengajak para fans Lego untuk berkumpul dan menyuguhkan beragam macam kreasi lego yang unik dan juga menarik. Pameran ini sudah berlangsung dari 1 hingga 9 Agustus mendatang di Hall 2, ICE BSD City, Kota Tangerang.

Panitia pameran bertajuk 'Bricktopia' Budy Syihabuddin mengatakan lego tak hanya digemari oleh anak-anak. Namun uniknya juga balok plastik warna-warni yang dapat disusun menjadi berbagai bentuk bangunan ini ternyata juga disukai dan dimainkan orang dewasa.
“Permainan balok warna-warni ini memang mempunyai daya tarik tersendiri, bagi para fansnya. Selain bisa mengasah otak, mainan ini juga berikan edukasi kegiatan sosial misalkan berkerjasama untuk membentuk sebuah pola atau objek,” kata Budy Syihabuddin.

Dirinya menambahkan, dalam pameran kali ini dihadirkan beragam kreasi diorama lego dengan bermacam kreasi. “Ada bentuk City, Star Wars, Super Heroes dan masih banyak lagi yang lainnya, penasaran datang aja ke pameran kami,” tambahnya.Budi juga mengungkapkan, selain diorama lego, berbagai macam acara menarik juga akan dihadirkan untuk menemani para pecinta lego di tanah air. Seperti kompetisi single creation, speed building, colouring competition untuk anak-anak dan beberapa stand penjualan Lego dari beberapa koleksi Indolug.

“Pokoknya dijamin seru deh, pameran lego ini akan memberikan kesan dan pengalaman yang berbeda untuk Anda. Apalagi kalian juga bisa membeli beberapa koleksi lego yang ada dengan harga yang cukup terjangkau mulai dari Rp5 ribu hingga Rp58 juta,” ungkapnya.
Sementara itu, Winston salah satu anggota komunitas Indolug menuturkan, rasa bangga dan gembiranya bisa ikut berpartisipasi dalam pameran lego ini. “Ya, selain saya bisa memberikan edukasi dan informasi mengenai lego kepada para pengunjung. Saya juga bisa menjual beberapa koleksi lego yang ada, bahkan juga bisa kenal dan bertukar informasi dengan fans lego lainnya,” kata dia.

Dirinya menjelaskan, tentunya beda umur, beda pula tingkat kerumitan dalam menyusun sebuah lego.  Misalkan saja untuk penggemar lego yang sudah mahir, bisa membuat bentuk yang tidak bersudut, seperti tema binatang atau barong. bahkan ada juga tema klasik dan populer. “Bisa buat pemadam kebakaran beserta modifikasinya untuk yang klasik, dan Star Wars, Jurassic Park, Super Hero Marvel untuk tema-tema populer,” jelas Winston.

Mudik

Discover more articles like this