Mudik

Investasi Sinar Mas Land Untuk Lingkungan

neraca.co.id - Komitmen Sinar Mas Land sebagai pengembang ternama terhadap kepedulian lingkungan, tidak hanya sekedar jargon green building semata tetapi diejawantahkan pada setiap proyeknya untuk ramah lingkungan. Hal ini didasarkan karena hunian ramah lingkungan tidak hanya sekedar strategi pemasaran, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang. Bahkan Sinar Mas Land melalui gedung perkantoran GOP 9 raih rating PLATINUM untuk Design Recognition.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land mengungkapkan, sertifikasi Platinum dari Green Building Council Indonesia (GBCI) untuk proyek BSD GOP 9 ini merupakan wujud nyata apresiasi dan pengakuan atas inisiatif serta komitmen kuat Sinar Mas Land terhadap pelestarian lingkungan serta memerangi pemanasan global, dari lembaga independen GBCI. “Kami memadukan kepentingan kegiatan bisnis/perkantoran serta konsep green building dengan suasana hijau alami di kawasan dalam perancangan dan pembangunan BSD GOP 9 agar menghasilkan bangunan perkantoran hemat energi dan ramah lingkungan yang dapat mendukung kesuksesan usaha dari penggunanya melalui efisiensi pemakaian energi dan sumber daya lainnya.”ujarnya.

Dijelaskan, pengakuan resmi ini dihasilkan lewat persidangan ketat dari Assessor Green Building Council Indonesia (GBCI) pada 11 Desember 2015. Dengan ini, semua komponen design BSD GOP 9 telah mengikuti persyaratan Green Building yang paling tinggi dari semua standard Green Building yang diakui di dunia, terutama untuk komponen hemat energi, hemat penggunaan air, low carbon emission, serta penghijauan yang didukung green roof untuk mendinginkan suhu dibawahnya.

BSD GOP 9 sendiri merupakan lot nomor 9 seluas 8.400 Sqm dengan available area lease 20.767,53 Sqm Semi Gross, berada di kawasan Green Office Park BSD City. Gedung perkantoran terbaru ini menjadi bagian dari kawasan BSD Green Office Park, distrik pertama di Indonesia yang mendapat sertifikasi “Gold” Green district dari BCA (Building Construction Authority) – Singapore. Pembangunan gedung perkantoran tersebut dilaksanakan sesuai dengan rencana, yaitu dimulai pada kuartal 4, 2014 dan diharapkan rampung serta dapat beroperasi pada kuartal 3, 2016.

Kata Dhony, pendekatan ramah lingkungan yang diangkat dalam pembangunan BSD GOP 9 meliputi pendekatan “passive effort” untuk mengurangi beban panas dengan orientasi bangunan, facade skin yang melindungi kaca sekaligus elemen dekoratif, bangunan single corridor dengan wilayah pusat yang memiliki full cross ventilation, juga dilengkapi sensor cahaya untuk mengurangi beban energi pada pencahayaan.

Khusus untuk pendekatan ”Active efffort” diterapkan dengan memilih peralatan yang efisiensinya diatas standar SNI, baik AC, penerangan, fixture air dan menggunakan water recycling untuk mengurangi penggunaan air.

Menurut Ignesjz Kemalawarta, Head of Corporate Governance & Sustainable Development Sinar Mas Land, dengan penerapan efisiensi energy pihak pengelola gedung akan diuntungkan dengan berkurangnya biaya energi, yang juga yang akan menurunkan biaya operasional bangunan dan akan lebih tahan terhadap kenaikan biaya energi di masa datang. (bani)

Mudik

Discover more articles like this